Bandarlampung (KABARIN) - Pelatih Bhayangkara Presisi Lampung FC, Paul Munster, memetik pelajaran penting dari kekalahan 2-4 saat menjamu Persib Bandung dalam lanjutan Super League 2025/2026.
"Dalam pertandingan kali ini ada pelajaran berharga bagi tim untuk bangkit dan tampil lebih solid di laga selanjutnya," katanya usai pertandingan di Bandarlampung, Kamis.
Munster menilai anak asuhnya memulai laga dengan cukup baik dan mampu mengimbangi permainan lawan, bahkan sempat unggul dengan mencetak dua gol lebih dulu.
"Namun, situasi berubah setelah turun minum ketika timnya kebobolan tiga gol yang menentukan hasil akhir," kata dia.
Ia menjelaskan bahwa timnya tetap berusaha mencari peluang untuk membalikkan keadaan, tetapi performa pada babak kedua tidak berjalan optimal.
"Kami adalah tim yang kuat dan kejadian pada pertandingan kali ini justru akan membuat kami lebih baik ke depannya. Bahkan sebenarnya babak kedua kami punya dua gol tetapi dianulir oleh wasit karena off-side sehingga memengaruhi momentum tim sehingga tidak mampu membalikkan keadaan hingga peluit panjang dibunyikan," katanya.
Munster menegaskan akan melakukan evaluasi menyeluruh atas hasil pertandingan tersebut, karena menurutnya Bhayangkara belum tampil maksimal.
“Ini menjadi catatan penting bagi kami. Apa yang harus dilakukan dan diupayakan untuk meraih kemenangan, ke depan akan kami evaluasi, karena malam ini kami belum mampu melakukannya dengan baik,” katanya.
Sementara itu, kemenangan ini membawa Persib Bandung naik ke puncak klasemen Super League, menggeser Borneo FC dengan poin sama 69 namun unggul head to head. Bhayangkara sendiri turun ke posisi keenam dengan 47 poin.
Editor: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Copyright © KABARIN 2026